Qatar Foundation International Bakal Dirikan Pesantren Bertaraf Internasional di Nias Barat

Logo Qatar Foundation International

KABARHUKUM-NIAS | Kepedulian negeri kaya minyak, Qatar terhadap dunia pendidikan khususnya Pendidikan Islami tak surut, meski sedang mengalami embargo ekonomi dan pemutusan hubungan diplomatik dengan beberapa negara dikawasan Timur Tengah. Melalui jaringan Qatar Foundation International (QFI), negeri ini berencana akan memberikan donasinya untuk membangun beberapa pondok pesantren dikawasan Indonesia Barat dan Timur.

Direktur Eksekutif Qatar Foundation International Syeikh Hamad bin Khalifa al-Tsani mengatakan, keinginan QFI membangun beberapa pondok pesantren di Indonesia atas dasar kecintaannya pada kemajuan pendidikan berbasis pesantren. “Pesantren adalah lembaga pendidikan yang paling sempurna diseluruh dunia dan itu hanya ada di Indonesia,” ucap Syeikh Hamad.

Lanjutnya, beberapa lembaga pendidikan didunia Barat sudah banyak yang meniru model pendidikan ala pesantren. Ia menunjuk sekolah-sekolah di Qatar sebagian besar mengadopsi model pendidikan pesantren.

Untuk itu, QFI menggandeng Asosiasi Ulama Muda Indonesia dan Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKKP) untuk menyortir beberapa daerah yang dianggap pantas dibangun pondok pesantren bertaraf internasional. QFI sendiri dikenal sebagai salah satu sponsor utama klub sepakbola elite Barcelona.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Ulama Muda Indonesia, Haji S Wirya Wijaya menanggapi hal itu menyatakan, sudah ada beberapa daerah yang dianggap pantas, salah satunya Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara dan Kota Palopo, Sulawesi Selatan. “Alhamdulillah saya sudah komunikasi dan meninjau langsung dua lokasi tersebut,” kata Haji S Wirya Wijaya atau biasa disapa HWI.

Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd (memegang handuk) bersama HWI dan tokoh masyarakat Sirombu usai meninjau lokasi rencana pembangunan pondok pesantren

HWI menjelaskan, Kecamatan Sirombu merupakan salah satu basis utama kaum muslim yang terbesar di Nias Barat. Selain itu, kawasan tersebut berbatasan langsung dengan laut samudera Hindia yang memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Yang paling menggembirakan, seluruh masyarakat Sirombu mendukung rencana pembangunan pondok ini.

“Hebatnya lagi, Bupati Nias Barat, Bapak Faduhusi Daeli sangat mensupport, bahkan beliau sendiri yang mengantar saya meninjau langsung lokasi yang akan dibangun pondok,” ungkap HWI yang merupakan alumni Al Azhar University Kairo, Mesir.

Kedepannya, lanjut HWI, pondok itu akan dijadikan basis utama pengembangan pendidikan berkarakter yang terbesar di Kepulauan Nias. Rencananya, metode pendidikan yang akan diterapkan murni mengambil kurikulum pesantren, nasional dan internasioanal dengan tenaga pengajar dari dalam dan luar negeri. “Semoga Allah meridhoi dan melapangkan rencana kami ini,” pungkas HWI.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*