Pria Ini Jadi Buronan 4 Polres Akibat Tipu Sana Sini

KABARHUKUM – BANJARNEGARA | Nama di kartu tanda penduduknya (KTP), Dimas Sodik Rodja. Asli atau tidaknya nama di KTP tersebut masih meragukan, sebab orang dengan wajah di KTP itu telah melakukan banyak penipuan. Bukan hanya menipu satu dua orang, bahkan 5 Bank serta petugas kepolisian ikut jadi korbannya.

Dimas telah melakukan berbagai jenis tindak kriminal, seperti pemalsuan data kependudukan, pemalsuan dokumen kredit bank, pembobolan bank, melakukan perzinahan dengan perempuan yang sudah berkeluarga hingga penggelapan mobil.

Pembobolan bank dilakukan Dimas terjadi di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Banyumas. Sedangkan penggelapan mobil dilakukan di Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purbalingga. Maka tak heran, Dimas dijadikan buronan 4 Polres yakni Polres Banjarnegara, Polres Banyumas, Polres Kebumen dan Polres Purbalingga.

Modus Pembobolan Bank

Setidaknya ada 5 bank di Kabupaten Banjarnegara yang berhasil dibobol pelaku. Dalam melakukan aksinya, Dimas sebelumnya mendekati (maaf) wanita penjaja seks (WTS) yang dikenalnya dari sebuah klub karaoke.

Saat si WTS sudah dalam penguasaannya, Dimas menggandakan identitas wanita itu dengan menggantinya dengan nama bekas istrinya. Dokumen kependudukan itu dia buat disebuah rental komputer di Purwokerto.

Begitu juga dengan agunan di bank, Dimas memalsukan semua data yang sebenarnya. Guna meyakini pihak bank bahwa ia punya agunan, ia akan menempati bangunan yang sudah ditentukan. Kuaat dugaan, pelaku bekerjasama dengan oknum marketing bank agar pengajuan kreditnya disetujui. Jumlah kredit yang diajukan rata-rata bernilai Rp. 100-200 juta.

Pada saat kredit dicairkan, ia akan mengajak wanita karaoke itu untuk menandatangani dokumen akta kredit. Agar terlihat seolah-olah ia kreditur yang baik, pelaku akan membayar cicilan. Namun, setelah 3 kali mencicil, Dimas lantas melarikan diri dengan meninggalkan sisa kredit dan wanita penghibur itu.

Tercatat sedikitnya ada 2 bank milik BUMN, 1 bank milik Pemda Banjarnegara berikut dengan 3 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan 1 bank milik Pemda Banyumas yang berhasil dia bobol dengan total kerugian sekitar Rp 2 milyar lebih.

Penggelapan Mobil

Modus tipu-tipu Dimas rata-rata menyasar rekan sejawatnya. Dalam melakukan aksinya, ia mengaku sebagai pengusaha sukses. Sejumlah foto-foto usaha milik orang lain diklaim sebagai miliknya. Parahnya, ia membohongi banyak orang agar tipu muslihatnya membawa kabur mobil tercapai.

Dua orang yang terpedaya dengan kebohongan Dimas berasal dari Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara.

Dari tiga daerah itu, Dimas membawa kabur 4 buah mobil berbagai merk yakni, Toyota Avanza hitam, Daihatsu Xenia warna merah nomor polisi B 1962 YN, Suzuki Ertiga dan toyota yaris. Parahnya, penilik mobil merk Toyota Avanza diketahui salah seorang anggota kepolisian resort Purbalingga. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*