HIMMAH Medan: Pecat Kadis Kebersihan dan Pertamanan!

KABARHUKUM-Medan | Sebagai kota yang terbesar ke 3 di Indonesia, seharusnya memberikan contoh bagi kota-kota yang lain di Indonesia. Namun faktanya justru  terbalik, dimana baru-baru ini Kota Medan mendapatkan predikat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai kota terkotor di Indonesia sesuai dengan intruksi wakil presiden Jusuf Kallah saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan adipura pada senin 14 Januari 2019 di Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta.




Berawal dari hal tersebut, PC HIMMAH Kota Medan merekomendasikan kepada Wali Kota Medan untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan dari jabatannya, karena tidak memiliki prestasi.

“Malah selama dijabat oleh Muhammad Husni, Kota Medan dinobatkan sebagai kota terkotor di Indonesia,” ujar Ilham Fauzi Munthe, Ketua PC HIMMAH Medan, Rabu (16/1/2019).

Bukan hanya itu, kata Ilham, persoalan banjir di Kota Medan sampai hari ini belum terselesaikan, dimana ketika diguyur hujan kenyamanan masyarakat terancam, bahkan jalanan kota Medan seperti hamparan lautan diatas aspal. Ilham menegaskan Walikota Medan harus tegas kepada bawahannya.

“Sesuatu yang tidak berprestasi tidak layak untuk dipertahankan” tegas Ilham.

Lanjut Ilham, pihaknya menagih janji pak Walikota Medan H. Dzulmi Eldin, M.Si  sewaktu berkampanye dulu yang selalu mengagungkan slogan “Medan Rumah Kita” yang katanya Medan akan menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan. Eldin juga berjanji akan perbaiki Insfrastruktur jalan dan fasilitas publik, serta pelayanan publik, menata jalan melakukan pelebaran jembatan dan memperbaiki pengelolaan sampah sewaktu debat kandidat pada Tanggal 10 Oktober 2015 di Grand Aston Medan.

Namun, kata Ilham, fakta hari ini dilapangan menunjukkan bahwa masyarakat Kota Medan belum bisa hidup nyaman, aman dan sehat kalau rumah sendiri dalam keadaan kotor, banjir ketika hujan,  berbau busuk dan berdampak akan timbulnya sarang penyakit.

“Slogan Medan Rumah Kita hanya sebatas manis dibibir saja.  Fakta dan realita hari ini terhitung  sudah 3 Tahun menjabat sebagai Walikota Medan, namun bukan prestasi yang didapat malah Medan mendapatkan predikat yang memalukan, yakni kota metropolitan terkotor di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*