Awaloeddin Djamin Wafat, Kapolri Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sewaktu menjenguk Jenderal Awaloeddin Djamin di rumah sakit. [foto: net]

KABARHUKUM-Jakarta | Wafatnya Jenderal Pol. Purn. Awaloeddin Djamin, membuat jajaran kepolisian saat ini sedang berduka. Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajarannya di seluruh Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang hingga Ahad, 3 Februari 2019.

Perintah Kapolri ini merupakan bentuk duka mendalam atas wafatnya Awaloedin yang pernah menjabat sebagai Kapolri periode 1978-1982. Perintah Kapolri itu tertuang dalam surat telegram nomor ST/317/PAM.1./2019 yang diterbitkan pada (31/1//2019) dan diteken Kepala Pelayanan Markas Mabes Polri Kombes, Apriastini Bakti.

“Perintah lisan Kapolri kepada seluruh jajaran untuk mengibarkan bendera setengah tiang di kantor dan kediaman dinas Polri,” demikian sebagian isi surat tersebut.


Awaloedin meninggal dunia pada pukul 14.45 WIB Kamis (31/1/2019) di RS Medistra, Jakarta. Jenazahnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata siang ini. Kapolri Tito Karnavian dijadwalkan langsung memimpin upacara penghormatan terakhir bagi pendahulunya itu.

Awaloeddin Djamin menorehkan tinta emas penegakan hukum semasa menjabat sebagai Kapolri. Di antaranya adalah di masanya disahkannya KUHAP UU No. 8 Tahun 1981 yang merupakan hasil karya bangsa Indonesia sebagai pengganti Het Herziene Inlandsh Reglement (HIR), hukum acara pidana produk kolonial Belanda. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*