Pengembangan TPK Belawan Fase II Capai 87%

KABARHUKUM – Medan | Program pengembangan Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase II, terus dikebut PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1. Dengan panjang dermaga yang sama dengan TPK Belawan Fase I yang telah tuntas yakni sama-sama 350 meter, pengembangan TPK Belawan Fase II yang infrastrukturnya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, kini progressnya telah mencapai 87 %.

Pengembangan TPK Belawan Fase II ini dikerjakan PT Prima Terminal Petikemas yang merupakan anak perusahaan usaha patungan antara Pelindo 1, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Saat ini PT Prima Terminal Petikemas lebih banyak fokus kepada pembangunan infrastruktur dan penyediaan alat beserta IT System untuk pengembangan TPK Fase II.

Perwakilan manajemen PT Prima Terminal Petikemas, Syahmenan Tarmizi menjelaskan pencapaian 87 % tersebut meliputi pekerjaan survey Topografi, bathimetri, soil investigasi, pengerukan jalur nelayan baru, pengerukan sedimentasi jalur nelayan, pengerukan tahap I, reklamasi area container yard & causeway, preloading container yard, pemancangan tiang pancang baja, pemancangan sheet pile dan pekerjaan caping beam.

Pengembangan TPK Belawan Fase I dan Fase II yang memiliki panjang total 700 m ini sejalan dengan Rencana Induk Pelabuhan Belawan yang telah disahkan oleh Menteri Perhubungan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 21 tahun 2012.

Proyek pengembangan ini meliputi pekerjaan reklamasi, pembangunan dermaga, pembangunan CY, utilitas dan fasilitas pendukung serta penyediaan alat B/M petikemas yang terintegrasi dengan IT System.

VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami menerangkan
TPK Fase II ini nantinya akan dilengkapi dengan peralatan bongkar muat yang modern, seperti 4 unit STS (SHip to Shore) Crane, 12 unit Automatic RTG, dan 20 unit Head Truck.

“Pembangunan Terminal Petikemas Belawan Fase II diharapkan mampu mendorong dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dan perdagangan Nasional, khususnya daerah Sumatera Utara dan sekitarnya. Juga dapat mendorong laju pertumbuhan throughput petikemas di Pelabuhan Belawan, ” jelas Fiona.

Lanjut Fiona, nantinya setelah selesai Proyek Pengembangan TPK Belawan Fase I dan Fase II, maka terminal petikemas Belawan akan mendapat tambahan dermaga sepanjang total 700 m dengan total tambahan kapasitas sebesar 800.000 900.000 Teus/tahun, dan dengan kedalaman kolam -14 mLWS yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT. Dengan demikian, total kapasitas Terminal Petikemas Belawan Fase I dan II ditambah terminal petikemas eksisting saat ini, nantinya akan mencapai 2 juta Teus/tahun.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*