Resmikan Proyek Strategis di Belawan, Menteri BUMN Sebut Pelindo 1 Siap Go Internasional

KABARHUKUM – Medan | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno meresmikan beberapa proyek strategis yang berada di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1. Dengan telah diresmikannya proyek strategis ini, Pelindo 1 sebagai BUMN Kepelabuhanan telah menunjukan kesiapannya sebagai operator pelabuhan berstandar internasional.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Rini saat meresmikan Kantor Pusat Pelindo 1 yang baru di Belawan, Minggu (17/3/2019) usai mendampingi Presiden Jokowi meresmikan Pengembangan Pelabuhan Sibolga.




“Saya sungguh bangga PT Pelindo 1 dapat menyelesaikan pembangunan ini dengan sangat baik. Apalagi tadi Presiden Jokowi juga sudah memuji fasilitas pelabuhan di Sibolga,” kata Menteri Rini.

Lanjut Menteri Rini, apa yang telah dikerjakan saat ini guna meningkatkan kapasitas dan mempercepat pelayanan, serta menjaga aspek keselamatan dalam pelayanan kepelabuhanan yang ada di Pelindo 1. Oleh karenanya, ia sangat mengapresiasi banyaknya pengembangan yang dilakukan Pelindo 1.

“Transformasi besar-besaran Pelindo 1 benar-benar bisa terlaksana dan saya sangat berterima kasih untuk direksi, manajemen dan seluruh karyawan,” ucap Rini.

Lanjut Rini, Pelindo 1 dengan wilayah kerja yang menjadi gerbang utama Indonesia untuk Asia bagian Barat mengemban tugas yang sangat penting. Pembangunan gedung kantor pusat baru yang berada di kawasan Pelabuhan Belawan, menurutnya adalah keputusan tepat.

Pada kunjungannya ini Menteri Rini meresmikan Car Terminal dengan kapasitas 8.000 unit mobil per bulan yang baru diselesaikan PT Pelindo I. Tak hanya itu, Menteri Rini juga meresmikan pembangunan Terminal Curah Kering berupa fasilitas gudang dan conveyor untuk bongkar muat cargo curah kering dengan produktivitas 700 – 1.000 ton/jam.
Kemudian diresmikan juga 3 unit Tangki Timbun CPO Antar Pulau dengan total kapasitas 9.000 ton beserta fasilitas pendukungnya antara lain Terminal Shorebase, Gedung Kantor Terpadu (Kantor Pusat dan Cabang), Gate Pelabuhan, Rigid Pavement Jalan Pelabuhan dan Gate Terpadu Terminal Peti Kemas Belawan.

Menteri Rini kemudian melakukan peninjauan ke sejumlah proyek strategis pemerintah yang telah diselesaikan oleh PT Pelindo 1. Misalnya saja, pembangunan Terminal Penumpang Berstandar Bandara di Pelabuhan Tanjung Balai Asahan dan Sri Bintan Pura, Pemasangan fix crane dan perpanjangan dermaga sepanjang 70 meter di Terminal Petikemas Keperintisan Sei Kolak Kijang, serta modernisasi kapal tunda dan kapal pandu.

Pengembangan secara berkelanjutan ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional.

Menteri Rini berharap penyelesaian sejumlah proyek strategis ini bisa semakin menurunkan biaya logistic nasional. Kemudian mendorong dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, khususnya daerah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Selain meresmikan Penataan Pelabuhan Belawan, Menteri Rini lalu meninjau pelaksanaan pasar sembako murah di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan. Kegiatan pasar murah ini berisi paket sembako sebanyak 5.000 paket yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng dan teh yang dijual dengan harga Rp. 10.000.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana menjelaskan perusahaannya terus melakukan upaya peningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus. Serta melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga.

“Hal itu untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Penambahan peralatan ini berupa 20 unit terminal tractor di BICT, 4 unit Rubber Tyred Gantry Crane di TPKDB, 4 unit Kapal Tunda dan Kapal Pandu. Ini juga sebagai langkah awal dalam memasuki era industri 4.0,” pungkas Bambang Eka Cahyana.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*